Kebijakan Daerah Kabupaten Jombang

The word 'Policy' highlighted in green

Visi Kabupaten Jombang Tahun 20142018, yaitu:

“Jombang Sejahtera Untuk Semua”

Makna dari visi tersebut:
“JOMBANG” adalah mewakili seluruh masyarakat/kelompok orang yang hidup bersama di Kabupaten Jombang dalam satu komunitas yang teratur.
“SEJAHTERA UNTUK SEMUA” adalah tatanan kehidupan masyarakat Jombang yang terpenuhi kebutuhan dasarnya meliputi antara lain pemenuhan kecukupan energi dan protein, terpenuhinya rumah yang layak huni, tersedianya jaminan pemerliharaan kesehatan masyarakat, terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat, terpenuhinya kebutuhan pendidikan, meningkatnya kemampuan daya beli masyarakat secara berkelanjutan.

Sesuai dengan harapan dari visi “Jombang Sejahtera Untuk Semua”, maka ditetapkan misi pembangunan Kabupaten Jombang Tahun 2014-2018 sebagai upaya yang ditempuh dalam mewujudkan visi, antara lain dijelaskan sebagaimana berikut :

Misi 1  : Meningkatkan Kualitas Kehidupan Sosial dan Beragama

Misi 2 : Mewujudkan Layanan Dasar yang Terjangkau

Misi 3 : Meningkatkan Perekonomian Daerah yang Berdaya Saing dan Merata

Misi 4 : Menyediakan Infrastruktur Dasar yang Berkualitas dan Berwawasan Lingkungan

Misi 5 : Mewujudkan Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik dan Bersih

 

Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2016

yaitu: ”Pemantapan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah”, dengan unsur-unsur pokok sebagai berikut:

  1. Pembangunan MCK Individual;
  2. Pengadaan Sarana dan Prasarana Persampahan (gerobak sampah, pembangunan TPST);
  3. Rehabilitasi/Pemeliharaan MCK Komunal;
  4. Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni;
  5. Sarana dan Prasarana Air Bersih/Air Minum.
  6. Penyediaan sarana dan prasarana produksi pertanian (alat tanam, alat panen, serta pompa air);
  7. Pembangunan maupun rehabilitasi jaringan irigasi, jalan usaha tani dihapus;
  8. Kegiatan pengadaan hewan ternak maupun budidaya ikan (budidaya ternak skala menengah dan besar);
  9. Pengadaan bibit tanaman perkebunan (tebu, kopi, cengkeh);
  10. Pengembangan lumbung pangan desa disertai dengan pengadaan sarana dan prasarana lumbung pangan desa;
  11. Kegiatan Pembangunan prasarana PAUD Desa (pembangunan/rehabilitasi gedung PAUD, ruang kelas, sarana dan prasarana olahraga, air bersih dan sanitary)
  12. Pengadaan alat praktik dan peraga siswa PAUD Desa (outdoor/indoor) untuk dihapus dikarenakan bisa dibiayai oleh dana desa maupun dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).